Keluarga Besar Alumni SMA Negeri 1 Sidareja Cilacap

yang jauh mendekat, yang dekat merapat, yang merapat jadi hangat, yang hangat tambah semangat

Sukses Menurut Jamannya

Jauh sebelum kita ada, konon orang yang disebut sukses kalau mereka bisa berpakaian necis pada saat bekerja (kantoran kali ya), bukan pedagang yang asetnya banyak, atau petani yang sawah ladangnya luas.

Kita masih ingat, pada saat SD jika ditanya cita-citanya apa? Sebagian kita menjawab akan menjadi TENTARA, INSINYUR,DOKTER,PENYANYI,PRESIDEN DLL.

Pada saat itu, image sukses adalah jika orang sudah mempunyai profesi itu. Kita memang bangga melihat pak Tentara yang gagah memakai topi baja, membawa senapan, kita kagum melihat insinyur merancang suatu konstruksi yang kuat megah dan indah, kita juga kagum mendengar orasi seorang presiden yang meluap-luap.

Sejalan dengan perubahan jaman yang dipengaruhi oleh interaksi budaya, informasi dari media, pendidikan, maka lambat laun pola pikir atau pandangan masyarakat akan arti sukses menjadi berubah, tapi pada prinsipnya masih mempunyai tolok ukur yang sama, yaitu keduniaan.

Untuk ukuran sekarang, orang disebut sukses jika bisa mempunyai KELEBIHAN dari yang lain, dimana domainnya lebih luas dari sebelumnya. Siapa2 yang disebut sukses ?

  1. artis : dianggap sukses karena kelihatan wah, glamour dan menguasai media (makanya ada kontes IDOL-IDOLan)
  2. politisi /birokrat: mempunyai pengaruh untuk menguasai orang lain/rakyat
  3. pengusaha : karena mempunyai modal untuk membeli sesuatu
  4. bahkan ada kyai/pendeta sukses, yaitu mereka yang sering mengisi acara di TV (jadi deh ada PILDACIL ).
  5. de el el

Nah dimana posisi kita?

Biarkan hati kita yang merasakan sukses atau gagal, kata orang CUEK SAJA LAAH.

Raihlah kondisi sukses sesuai dengan kemampuan, bakat, kesempatan dan takdir kita.

Tak perlu silau dengan apa yang diperoleh orang lain, yang konon lebih sukses.

Kalau kita mau, maka bisa menjadikan profesi kita yang saat ini kita jalani, menjadi alat untuk meraih sukses, jalani saja dan realistis. Yang PNS bisa menjadi PNS yang memberi manfaat kepada masyarakat, yang Guru juga bias menularkan ilmunya dengan gamblang, dan memberi motivasi kepada murid-muridnya, yang ngode (swasta) juga bisa maksimal berkarya dibidangnya masing2.

Karena belum tentu orang yang kita pandang sukses dia merasakan kebahagiaan yang hakiki, kebahagiaan yang jujur dari hatinya.

SELAMAT MERAIH KESUKSESAN MASING-MASING.

SALAM

(Sarkim)

One response to “Sukses Menurut Jamannya

  1. jule September 9, 2008 at 4:47 pm

    sukses bagiku…

    tak lagi tergantung dan bahkan bisa menjadi tempat bergantung bagi yg lain…

    tak mudah,,,tapi kita perlu mencoba…

    yuk marii….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: