Keluarga Besar Alumni SMA Negeri 1 Sidareja Cilacap

yang jauh mendekat, yang dekat merapat, yang merapat jadi hangat, yang hangat tambah semangat

Risalah Halal Bihalal TMII

Jakarta, 19 Oktober 2008

Assalamualaikum Wr.wb,


Siang cukup terik ketika aku melangkahkan kaki menelusuri setapak di sebuah tempat yang dapat mengingatkan kita pada budaya,,,mengenal diri kita – Taman Mini Indonesia Indah– nan cukup ramai minggu itu.
Dan rupanya aku gagal menjadi garda depan, karena telah ada Bowo Prasetio (2006) dan Suharman (2006) yang telah mendahului berdiri  dengan gagahnya mengibarkan bendera “ON TIME”. Fiuh,,,tak masalah, karena dengan begitu mereka bisa menunjukkan aku dimana letak anjungan jawa tengah yang akan menjadi tempat kita meletakkan harapan bersama yaitu kebersamaan dan keakraban…
Dan dengan komunikasi yg terjalin cukup baik karena didukung jasa telekomunikasi, akhirnya kita tiba juga di anjungan jawa tengah, dan aku cukup terkejut karena tengah ada perhelatan yg cukup besar, dan cukup membuatku ciut..ternyata ada pagelaran seni dan pameran dari komunitas tegal. Wah..aku berfikir jangan2 nanti teman2 mungkin saja menganggap kita yang membuat acara halal bi halal ini menjadi sebuah acara yang cukup resmi dan besar,,,hehe. ..ternyata benar…
Beberapa orang yg hadir kemudian diantaranya sempat memasuki pagelaran, dan untungnya mereka bertanya..apakah itu adalah acara halal bi halal yang alumni buat…hihi. ..
Siang beranjak..dan akhirnya terkumpul diantaranya:
Saya sendiri
Yuli Fitriani (2001), Bowo Prasetio (2006) dan Suharman (2006)
yang menjadi penunggu pohon beringin yang setia menanti kehadiran rekan2 yang lain..
Menyusul kemudian Ripto Pamuji (2006) yang hadir dengan kakak tercintanya Rani Sulastri (1994)
serta ananda tercinta.
Berlanjut
Susyono (2005)
yang nampak sendirian tapi tak malu-malu karena merasa akan menemui rekan2 yang dia yakin bersahabat karena mengusung nama SMUNSASI, elok benar..
Disegarkan dengan kehadiran aqua yang dibawa
Rohibun (2002) {maap,, bukan berarti kehadiran yang membawa aqua tidak menyegarkan. ..hihi… } bersama dengan Anton S (1996)
.
Menyusul kemudian serombongan keluarga bahagia dipimpin oleh kang
Sarkim (1987) beserta kedua anaknya serta istri tercintanya dan seorang keponakan Singgih Endarto (2002)
meramaikan.
Waktu terus berjalan dan terik makin membakar semangat kita untuk terus menantikan kehariran rekan2 yang barangkali masih dalam perjalanan menuju anjungan jawa tengah ini.
Tak lama berselang
Yati (2003) dan Nurkhamid (2003)
datang dengan menyibak selendangnya laiknya sepasang kekasih yang tengah kasmaran dalam sinema2 india.
Dan akhirnya apa yang kita nantikan datang jua…sekantong kue Venus yang dibawa yu
Ristanti (1996)
hihi…mampu mengobati lapar yang telah tertahan cukup lama.
Dan hadir kemudian cermin keluarga sakinah mawadah warohmah kang
Sahri (1999)
beserta istri dan keponakan serta calon anak didalam kandungan istri tercintanya.
Berlanjut
Solihun (2001) dan Lili Musholi (2001) serta Prima Prapti (2002)
dengan payung hijaunya.
Obrolan demi obrolan,joke demi joke menghiasi keakraban kita…dan kemudian diramaikan oleh
W Budi P (2003), Gufron (2002) Agus Rujito (2002) dan Hendarsono (2002) beserta istrinya tercinta.

Anjungan Jawa Tengah menjadi saksi dimana kita saling meletakkan harapan untuk tetap menjalin tali silaturahmi antar alumni. Dan ternyata berada tak jauh dari replika rumah adat jawa tengah, ada sebuah stand yang menjual makanan khas daerah jawa, apa lagi kalo bukan MENDOAN…..Wuah… mantapppp… ..akhirnya dengan penuh semangat aku, yu Tanti dan kang Sarkim memesanya untuk beramai2..terobati sudah kangen kita akan kampung halaman walau hanya perantara sepotong MENDOAN…ajiiiiibbb…

Itulah sekelumit kisah dari pertemuan di anjungan JAWA TENGAH, minggu 19 Oktober 2008.

Dan beberapa rekan2 kita mencentuskan ide untuk mengadakan pertemuan lagi diantaranya acara keluar kota yang bila memungkinkan menginap selama semalam.

Rencana ini belum menjadi keputusan bersama tanpa adanya partisipasi rekan2 alumni sekalian. Bagaimana? Berminatkan? Bila kiranya iya…silahkan komunikasikan melalui milist atau pesan singkat.

Tentunya tak akan berhasil suatu acara tanpa partisipasi dan kekompakan diantara kita…

So….kita tunggu respon dan ide2 cemerlangnya… .

 

BRAVO ALUMNI SMUNSASI…….

 

 

 

(dengan penuh rendah hati

atas nama yang baru belajar membuat laporan)

 

Salam,

Yuli fitriani (sos1/2001)

__._,_.___

 

10 responses to “Risalah Halal Bihalal TMII

  1. jule October 21, 2008 at 10:22 am

    ups…

    ga resmi tapi ga gokil banget kann…:”>

  2. singgih_02 October 21, 2008 at 11:51 am

    ya maen lah pokoke! tapi biasa aku sing dadi lakon, maninga sesi foto2 ne jere nyu tanti fotoku ana sing kaya lagi nyayi lagu;,,.Kau masih gadis atau sudah janda?” heheh..ya ora nyu tanti!….bravo SMU Sidareja!

  3. tanti October 21, 2008 at 2:24 pm

    @ jule: bagus kok, ringan dan enak dibaca. aku ingat kata2 bapakku (alm) bahwa menulis itu harus dengan hati. ketika kita menemukan ide untuk dituangkan dalam tulisan, maka tuliskanlah. meskipun kita hanya terbersit ingin menuliskan tentang rambut kita yang kusut. kebetulan bapakku sangat hobby menulis. tapi dalam bahasa jawa. dulu tulisannya sering dikirim ke majalah Panjebar Semangat (PS). aku belajar menulis pertama umur 7 tahun. waktu itu aku menulis tentang diriku sendiri yang begitu rendah diri dengan keadaan fisikku. hitam, kusam, korengan, rambut penuh kutu dan memiliki ukuran tubuh yang paling kecil di usianya. tulisan itu terbaca oleh bapakku. kemudian, dibagian bawah, bapakku menuliskan…tanti, anakku yang paling manis..kamu berikan bapak dan ibu segalanya. kamu punya segalanya. jangan minder. teruslah menulis untuk kamu dan dunia.

    waktu itu perasaanku malu luar biasa karena tulisanku terbaca oleh bapakku. sekarang kalau di ingat aku sangat trenyuh…i luv you Dad….

    @ singgih: yang lalu biarlah berlalu. yesterday is history, tomorrow is mistery but today is reality.

    luv, tanti (fisika 1996)

  4. rohibun IPA2 2002 October 21, 2008 at 2:35 pm

    “Disegarkan dengan kehadiran aqua yang dibawa Rohibun (2002) {maap,, bukan berarti kehadiran yang membawa aqua tidak menyegarkan. ..hihi… } “
    yang bawa jelas menyegarkan setiap suasana🙂

  5. Zhimaniax,sos1('01) October 21, 2008 at 11:39 pm

    Ass..Sedulur kabeh ma’ap mbok krg sopan tulisanku ya dingapurani bae ya aq pengin melu urun rembug karo sedulur kabeh pancen maen acara2 semacem reunian soale kena nggo nmbah sedulur lan knca,batir apamaning awake dewek adoh sekan kmpunghalaman dadi sapamaning nek udu”kita semua”(red:alumni SMANSASI) tp syang aq urung bs melu nang acara wingi(19102008)diTMII,mdhh2an dilain acara bs melu(amin)soale aq informasine mendadak tekan Yuli tp so what thank for your info aq jd tau semua tntang serba-serbi ya ad tntng “SMANSASI” Ok guysss aq pareng disit lam kenal kanggo adi/kakang kelas sing urung kenal karo aq nek Yuli psti kenal soale 1 kelas jeung urang euyy, Wassalam

  6. Anton S (IPS1) October 23, 2008 at 6:44 pm

    Buat Yuli,,Tulisane apik,enak diwaca tur gamblang bgt,,Oia fotone ak aj kelalen Yul,Tolong dicetak ya,,nggo kenang2an,,ngko nek ana kumpul2 maning,aj kelalen digawa,,
    Tengkyu ya.

  7. Irwan October 26, 2008 at 1:05 pm

    Mengenal Ilmu Tauhid
    Oleh: Tim dakwatuna.com
    dakwatuna.com – Apakah ilmu tauhid itu? Ilmu tauhid adalah ilmu yang membahas pengokohan keyakinan-keyakinan agama Islam dengan dalil-dalil naqli maupun aqli yang pasti kebenarannya sehingga dapat menghilangkan semua keraguan, ilmu yang menyingkap kebatilan orang-orang kafir, kerancuan dan kedustaan mereka. Dengan ilmu tauhid ini, jiwa kita akan kokoh, dan hati pun akan tenang dengan iman. Dinamakan ilmu tauhid karena pembahasan terpenting di dalamnya adalah tentang tauhidullah (mengesakan Allah). Allah swt. berfirman:
    أَفَمَن يَعْلَمُ أَنَّمَا أُنزِلَ إِلَيْكَ مِن رَبِّكَ الْحَقُّ كَمَنْ هُوَ أَعْمَى إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُوْلُواْ الأَلْبَابِ
    “Adakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu benar, sama dengan orang yang buta? Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran.” (Ar-Ra’d: 19)
    Bidang Pembahasan Ilmu Tauhid
    Apa saja yang dibahas? Ilmu tauhid membahas enam hal, yaitu:
    1. Iman kepada Allah, tauhid kepada-Nya, dan ikhlash beribadah hanya untuk-Nya tanpa sekutu apapun bentuknya.
    2. Iman kepada rasul-rasul Allah para pembawa petunjuk ilahi, mengetahui sifat-sifat yang wajib dan pasti ada pada mereka seperti jujur dan amanah, mengetahui sifat-sifat yang mustahil ada pada mereka seperti dusta dan khianat, mengetahui mu’jizat dan bukti-bukti kerasulan mereka, khususnya mu’jizat dan bukti-bukti kerasulan Nabi Muhammad saw.
    3. Iman kepada kitab-kitab yang diturunkan Allah kepada para nabi dan rasul sebagai petunjuk bagi hamba-hamba-Nya sepanjang sejarah manusia yang panjang.
    4. Iman kepada malaikat, tugas-tugas yang mereka laksanakan, dan hubungan mereka dengan manusia di dunia dan akhirat.
    5. Iman kepada hari akhir, apa saja yang dipersiapkan Allah sebagai balasan bagi orang-orang mukmin (surga) maupun orang-orang kafir (neraka).
    6. Iman kepada takdir Allah yang Maha Bijaksana yang mengatur dengan takdir-Nya semua yang ada di alam semesta ini.
    Allah swt berfirman:
    “آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنزِلَ إِلَيْهِ مِن رَّبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ آمَنَ بِاللّهِ وَمَلآئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ
    “Rasul telah beriman kepada Al-Qur’an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya.” (Al-Baqarah: 285)
    Rasulullah saw. ditanya tentang iman, beliau menjawab,
    أنْ تُؤْمِنَ بِاللهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَاليَوْمِ الآخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ.
    “Iman adalah engkau membenarkan dan meyakini Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir, dan taqdir baik maupun buruk.” (HR. Muslim).
    Kedudukan Ilmu Tauhid di Antara Semua Ilmu
    Kemuliaan suatu ilmu tergantung pada kemulian tema yang dibahasnya. Ilmu kedokteran lebih mulia dari teknik perkayuan karena teknik perkayuan membahas seluk beluk kayu sedangkan kedokteran membahas tubuh manusia. Begitu pula dengan ilmu tauhid, ini ilmu paling mulia karena objek pembahasannya adalah sesuatu yang paling mulia. Adakah yang lebih agung selain Pencipta alam semesta ini? Adakah manusia yang lebih suci daripada para rasul? Adakah yang lebih penting bagi manusia selain mengenal Rabb dan Penciptanya, mengenal tujuan keberadaannya di dunia, untuk apa ia diciptakan, dan bagaimana nasibnya setelah ia mati?
    Apalagi ilmu tauhid adalah sumber semua ilmu-ilmu keislaman, sekaligus yang terpenting dan paling utama.
    Karena itu, hukum mempelajari ilmu tauhid adalah fardhu ‘ain bagi setiap muslim dan muslimah sampai ia betul-betul memiliki keyakinan dan kepuasan hati serta akal bahwa ia berada di atas agama yang benar. Sedangkan mempelajari lebih dari itu hukumnya fardhu kifayah, artinya jika telah ada yang mengetahui, yang lain tidak berdosa. Allah swt. berfirman,
    فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ
    “Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan (Yang Haq) melainkan Allah.” (Muhammad: 19)
    Al-Quran adalah Kitab Tauhid Terbesar
    Sesungguhnya pembahasan utama Al-Quran adalah tauhid. Kita tidak akan menemukan satu halaman pun yang tidak mengandung ajakan untuk beriman kepada Allah, rasul-Nya, atau hari akhir, malaikat, kitab-kitab yang diturunkan Allah, atau taqdir yang diberlakukan bagi alam semesta ini. Bahkan dapat dikatakan bahwa hampir seluruh ayat Al-Quran yang diturunkan sebelum hijrah (ayat-ayat Makkiyyah) berisi tauhid dan yang terkait dengan tauhid.
    Karena itu tak heran masalah tauhid menjadi perhatian kaum muslimin sejak dulu, sebagaimana masalah ini menjadi perhatian Al-Quran. Bahkan, tema tauhid adalah tema utama dakwah mereka. Umat Islam sejak dahulu berdakwah mengajak orang kepada agama Allah dengan hikmah dan pelajaran yang baik. Mereka mendakwahkan bukti-bukti kebenaran akidah Islam agar manusia mau beriman kepada akidah yang lurus ini.
    Bagi seorang muslim, akidah adalah segala-galanya. Tatkala umat Islam mengabaikan akidah mereka yang benar -yang harus mereka pelajari melalui ilmu tauhid yang didasari oleh bukti-bukti dan dalil yang kuat– mulailah kelemahan masuk ke dalam keyakinan sebagian besar kaum muslimin. Kelemahan akidah akan berakibat pada amal dan produktivitas mereka. Dengan semakin luasnya kerusakan itu, maka orang-orang yang memusuhi Islam akan mudah mengalahkan mereka. Menjajah negeri mereka dan menghinakan mereka di negeri mereka sendiri.
    Sejarah membuktikan bahwa umat Islam generasi awal sangat memperhatikan tauhid sehingga mereka mulia dan memimpin dunia. Sejarah juga mengajarkan kepada kita, ketika umat Islam mengabaikannnya akidah, mereka menjadi lemah. Kelemahan perilaku dan amal umat Islam telah memberi kesempatan orang-orang kafir untuk menjajah negeri dan tanah air umat Islam.
    Wassalam bukalah pintu silaturohmi yang tak terbatas jalin persaudaraan mga alloh berkati smua

  8. dani October 28, 2008 at 9:24 pm

    poto2 tamanminine endi kakange mbakyune??

  9. sahri (99) November 7, 2008 at 11:08 am

    walah apik temen tulisane yul,

  10. yatie IPS1(03) November 10, 2008 at 1:48 pm

    Mba bagus kok tulisane.. enak dibacanya ehh jangan lupa klo foto2ne dicetak yatie minta ya thanks.kpn ketemuan lagi ne kok udah kangen lagi yah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: