Keluarga Besar Alumni SMA Negeri 1 Sidareja Cilacap

yang jauh mendekat, yang dekat merapat, yang merapat jadi hangat, yang hangat tambah semangat

Sumpah Pemuda

Dear All..

Selamat Hari Sumpah Pemuda, ya…

PERTAMA : Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Bertoempah Darah Jang Satoe, Tanah Indonesia. (Kami Putra dan Putri Indonesia, Mengaku Bertumpah Darah Yang Satu, Tanah Indonesia).

KEDOEA : Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Berbangsa Jang Satoe, Bangsa Indonesia. (Kami Putra dan Putri Indonesia, Mengaku Berbangsa Yang Satu, Bangsa Indonesia).

KETIGA : Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mendjoendjoeng Bahasa Persatoean, Bahasa Indonesia. (Kami Putra dan Putri Indonesia, Menjunjung Bahasa Persatuan, Bahasa Indonesia).

 

Satu nusa
Satu bangsa
Satu bahasa kita

Tanah air
Pasti jaya
Untuk Selama-lamanya

Indonesia pusaka
Indonesia tercinta
Nusa bangsa
Dan Bahasa
Kita bela bersama

Sebuah mahakarya putra bangsa, Dr. L. Manik

 

Tepat 80 tahun yang lalu, pada Kongres Pemoeda II Indonesia, para pemuda dari Jong Java, Jong Sumatranen Bond, Jong Celebes, Jong Ambon, Jong Islamanten dan Jong Thiong Hoa melakukan pengakuan terhadap tumpah darah, bangsa dan bahasa yang satu yaitu Indonesia.

 

Begitu banyak lagu-lagu perjuangan Indonesia yang bernafas serupa dengan lagu di atas yang ingin saya kutip dan angkat pada tulisan saya, tapi hari ini pilihan saya jatuh pada L Manik. Saya merasa Lagu Berjudul Satu Nusa Satu Bangsa ini sangat tepat untuk mengiringi suasana Sumpah Pemuda dan yang pasti saat ini sesuai dengan mood (suasana hati) saya.

 

Saya membayangkan bagaimana hebatnya suasana saat Kongres Pemoeda II, karena untuk pertama kalinya lagu kebangsaan Indonesia Raya karya WR Soepratman diperdengarkan pada peserta Kongres. Pastilah gegap gempita dan andaikan saya berada pada ruangan Kongres saat itu, mungkin saya akan menangis terharu, gemetaran dan yang tidak dapat dipungkiri adalah badan saya pasti panas dingin. Hebat!!! Andai saya ada disana saat itu, saat ini mungkin saya sudah almarhumah atau kalaupun masih hidup, tentu sudah jadi nenek keriput yang sudah tidak mampu berbuat apa-apa lagi. Hey, bangun dan hentikan mimpimu!!

 

Sewaktu saya masih duduk di bangku Kelas 6 Sekolah Dasar, guru Pendidikan Moral Pancasila bertanya pada saya, apa isi dari sumpah pemuda. Maksud sang guru adalah saya diminta menyebutkan poin satu sampai tiga sumpah pemuda. Tapi karena terlalu menghayati sebuah sumpah, saya menjawab seperti ini, maknanya adalah kita harus punya rasa memiliki akan tiga hal di dalam sumpah itu, Pak…Sang guru mengulang pertanyaan yang sama pada saya, karena merasa jawaban saya belum tepat, tetapi sejurus kilat sang guru terdiam dengan mata menerawang ke arah mata dan dahi saya, kemudian mengalihkan pertanyaan. Mungkin dipikirnya, jawaban saya tidak nyambung tapi ada benarnya juga ya…

 

Saya memaknai isi sumpah pemuda dengan betapa kita dibawa, dibimbing dan diantar pada sebuah rasa memiliki (sense of belonging), Pada seluruh unsur kehidupan kita, bila kita mencapai sense of belonging maka secara alamiah akan muncul sense of respecting. Bila kita merasa memiliki tumpah darah, bangsa dan bahasa Indonesia serta rasa memiliki terhadap apapun, maka secara alami akan tumbuh rasa menghargai, melindungi, merawat, ngeman-eman, mengaguminya setiap saat dan lebih tepatnya dengan rasa memiliki maka akan menghasilkan perbuatan-perbuatan yang positif terhadap yang dimilikinya.

 

Does Indonesia belong to us? Sudahkah rasa memiliki terhadap Indonesia ada dihati kita? Atau jangan-jangan kemana rasa itu hilang? Atau, sedang dilakukan rehabilitasi rasa memiliki terhadap negeri ini?

 

Best Regards,

Tanti, Jakarta 28 Okt 2008

(penulis adalah pemerhati dan pendiri ikatan alumni SMA N1 Sidareja dan berdomisili di Jakarta)

 

2 responses to “Sumpah Pemuda

  1. singgih_02 October 28, 2008 at 3:03 pm

    betoel sekali apa yang djituliskan Nyoe TANTI dari Jong JAVA…..tempo doeloe tempo sekarang mari kita tetep semangat!

  2. rusiani_tati October 29, 2008 at 12:56 pm

    mba Tanti kayaknya kamu cocok kalo masuk dunia politikus dah, jiwa
    patriotisme n nasionalismenya dalam banget.
    masuk aja dunia politikus tan, aku pasti dukung kamu tapi jagan lupa
    bilangin ama orang petinggi kita yang doyan banget nyunatin duwit
    rakyat biar pada tobat dunia bentar lagi mo kiamat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: